0

Hewan Kesayangan

Posted by cahyo.andi.s on Oct 21, 2011 in Uncategorized

UP 3 BLOK 2

  1. I. Learning Objective
    1. Bangsa – bangsa anjing berdasarkan The American Kennel, ciri – ciri morfologi, tingkah laku dan manfaatnya.
    2. Bangsa – bangsa kucing, ciri – ciri morfologi, tingkah laku dan manfaatnya.
    3. Assosiasi anjing dan kucing
  1. II. Pembahasan

A. Anjing

Pengelompokan anjing berdasarkan The American Kennel Club (AKC) :

1.  Sporting

Golden retriever                              Labrador retriever                     Cocker spaniel

  • Secara alamiah sangat aktif dan selalu siaga
  • Dapat menjadi sahabat yang menyenangkan karena karakternya kalem dan bersahabat, seperti : pointer, retriver, setter, dan spaniel.
  • Beberapa trah ada yang berpenampilan glamour, seperti berbulu panjang dan ikal, contohnya : cocker spaniel dan golden retriever
  • Terkenal dengan nalurinya di air dan hutan, sehingga masih banyak digunakan untuk berburu
  • Tabiatnya yang tenang dan ramah cocok sebagai sahabat anak – anak
  • Kurang pintar sebagai anjing penjaga karena terlalu baik dan mudah bersahabat dengan orang asing, termasuk pencuri tetapi masih bisa digunakan sebagai pertanda jika ada orang asing (alarm dog). Contohnya : golden retriever, labrador retriever, american cocker spaniel
  • Golden retriever, paling disukai karena sosoknya yang menawan dengan bulu panjang warna krem hingga kecokelatan
  • Labrador retriever berbulu panjang, elegan, bertampang manis dan tidak telihat galak
  • American cocker spaniel mempunyai bulu bergelombang di sekujur tubuh sehingga terlihat glamour
  • Anjing trah yang termasuk kelompok sporting antara lain :

cocker spaniel                                                German shorthaired pointer

cocker spaniel (American)         Golden retriever

English setter                                  Irish setter

English springer spaniel              Labrador retriever

Flat coated retriever                      Weimaraner (Riady,2005).

2.  Hound

Dachshund                                             Beagle

  • Penciuman dan penglihatannya tajam sehingga terkenal handal dalam berburu
  • Mempunyai stamina yang sangat luar biasa
  • Sosoknya bervariasi mulai dari kecil hingga besar (giant)
  • Beberapa trah Hound yang banyak di Indonesia antara lain : beagle, basenji, dachshund, dan whipet
  • Beagle mempunyai intelegensi, stamina, dan karakter yang baik sehingga digemari sebagai anjing pemburu
  • Tingginya 33 – 40,5 cm, sehingga sangat menarik sekali, bahkan untuk mainan anak – anak
  • Basenji berasal dari Kongo (Afrika Tengah),  mempunyai perilaku yang tenang sehingga cocok untuk teman bermain
  • Penampilannya gagah dan elegan, namun begitu anjing ini mampu berlari dengan cepat
  • Tidak disarankan untuk bermain anak – anak karena masih mempunyai naluri primitif dan sedikit agresif
  • Dachshund berbentuk gilig seperti sosis, ada yang berbulu panjang (long haired) dan berbulu pendek (short haired), ada juga yang berambut kasar (wired haired)
  • Trah ini terbagi dalam tiga ukuran yaitu, standard dachshund; miniature dachshund; (berkembang di Indonesia) dan  rabbit dachshund
  • Di Jerman digunakan sebagai pemburu kelinci dan tikus
  • Anjing trah yang termasuk kelompok hound antara lain :

Basenji                                                                             Dachshund (Standard smooth haired)

Beagle                                                                              Dachshund (Miniature smooth haired)

Borzoi                                                                               Dachshund (standard wire haired)

Bassethound                                                                 Dachshund (standard wire haired)

Dachshund (standard long haired)                       Rhodesian ridgeback

Dachshund (miniature long haired)                     whipet (Riady,2005).

3. Working

Herder                                                             Siberian husky

  • Sangat disukai di Indonesia, karena handal sebagai anjing pekerja dan penjaga (guard dog)
  • Kepolisian dan TNI menggunakan anjing ini sebagai anjing pelacak (peledak, narkoba, orang hilang dan lain sebagainya), pengendali masa.
  • Anjing trah ini pemberani,  cerdas, setia, serta daya tahan tubuh yang kuat
  • Mempunyai ketajaman penglihatan, pendengaran, kecepatan, ketahanan, stamina bagus dan mempunyai tanggung jawab tinggi
  • Sebagai guard dog umumnya anjing ini mempunyai tampang seram dan galak
  • Bila dilatih, anjing ini dapat berguna bagi masyarakat luas, contohnya : anjing gembala jerman (AGJ) atau populer dengan sebutan herder, rottweiler, doberman, dan boxer
  • Anjing trah yang termasuk kelompok hound antara lain :

Akita                                                                                 Great pyrenes

Alaskan malamute                                                      Mastiff

Boxer                                                                               Neopolitan Mastiff

Bullmastiff                                                                      Rottweiler

Dobermann                                                                   Saint bernard

Greatdane                                                                     Samoyed

Siberian husky (Riady,2005).

4.  Terrier

  • Anjing terrier termasuk kelompok jago berburu
  • Mempunyai kebiasaan menggali dan masuk ke lubang tempat sarang binatang buruan
  • Cenderung keras kepala, gemar bermain sehingga cocok untuk bermain anak – anak
  • Anjing terrier yang banyak di Indonesia misalnya fox terrier (berbuku halus dan berbulu kasar) dan westi highland terier atau dikenal dengan sebutan westi
  • Westi lucu dan menggemaskan, mungil, atraktif, lincah
  • Anjing trah yang termasuk kelompok terrier antara lain :

Fox terrier (berbulu halus)                                      Miniature schnauzer

Fox terrier (berbulu kasar)                                      Scottish terrier

Jack russel terrier (berbulu halus)                        West highland white terrier

Jack russel terrier (berbulu kasar) (Riady,2005).

5.  Toy

Shit tzu                                                                  Chihuahua

  • Berukuran mini
  • Lucu dan tidak mencerminkan anjing galak, tapi bisa juga dilatih sebagai anjing penjaga(alarm dog)
  • Jenis anjing yang populer antara lain : chihuahua, miniatur pinscher, pekingese, maltese, pug, yorkhsire terrier, dan pomeranian
  • Chihuahua berbobot kurang dari 3 kg, dan dapat dimasukkan dlm kantong
  • Anjing trah yang termasuk kelompok toy antara lain :

Chihuahua (berbulu halus)                                      Pomeranian

Chihuahua (berbulu panjang)                                Poodle (toy)

Italian greyhound                                                        Pug

Maltese                                                                           Shih tzu

Miniature pinscher                                                     Yorkshire terrier

Pekingese (Riady,2005).

6.  Nonsporting

Dalmatian                                                             Chow chow

  • Kelompok yang beranggotakan macam – macam trah
  • Kelompok ini secara de facto beranggotakan trah yang populasinya tergolong langka, rendah atau tidak dikatagorikan pada kelompok lain
  • Anjing trah yang termasuk kelompok nonsporting antara lain :

American eskimo                                                        chow chow

Bichon frise                                                                    Boston terrier

Bulldog (Inggris)                                                           Dalmatian

Bulldog (Perancis)                                                       Keeshound

Chinese sharpei                                                           Lowchen

Poodle (standard) (Riady,2005).

7.  Herding

  • Mempunyai kemampuan luar biasa dalam mengendalikan pergerakan binatanglain yang digembalakannya
  • Seekor trah corgi yang bertubuh rendah, tingginya sekitar 30 cm sampai pada bahunya, mampu menyetir kawanan sapi yang berukuran jauh lebih besar darinya, caranya dengan berlari kesana – kemari sembari menggigit tungkai kaki sapi agar tetap berada dalam kelompok sapi
  • Kecerdasannya mudah dilatih
  • Nalurinya yang lembut cocoksebagai pendamping anak – anak
  • Anjing trah yang termasuk kelompok nonsporting antara lain :

Belgian shepherd (malinois)                                   German shepherd dog

Border collie                                                                  Old english sheepdog

Bouvier des flandres                                                  Shetland sheepdog

Collie (rough)                                                                   Welsh corgi (pembroke) (Riady,2005).

8. Miscelianeous class

  • Basis bagi trah yang baru atau akan sedang dalam proses pengakuan oleh AKC
  • Beberapa trah yang ada pada kelompok ini antara lain : beauceron, ploy, redbone, coonhound, dan tibetan mastiff
  • Apabila jumlah peminat dan aktivitas penggemar atau klub terhadap trah itu meningkat dan telah memenuhi masa tunggu maka anjing yang termasuk dalam kelompok ini akan dipindahkan pengelompokannya ke kelompok keluarga semestinya. (Riady,2005).

9. Anjing Lokal Indonesia

a. Anjing Tengger (Canis familliaris var tenggerana)

  • Tingkat kecerdasan tinggi dan postur tubuh yang gagah
  • Rambut tebal berwarna cokelat muda dengan kombinasi garis – gari cokelat tua kehitaman
  • Panjang tubuh hampir 1 m dan panjang ekor 30 cm
  • Mempunyai garis cokelat tua pada leher
  • Sifatnya pemberani, percaya diri dan selalu tampil sebagai pemimpin (Nugroho,1997)

b. Anjing Kintamani

  • Terdapat di pegunungan Kintamani di Bali
  • Bulu panjang (gembrong)
  • Perawakan besar serta tegap (Nugroho,1997)

B. Kucing

  1. I. Bulu pendek (Short hair)
  2. 1. Kucing Abesina
  • Suara tenang
  • Sifat yang menonjol :

ü  takut dengan orang yang tidak dikenal, menutup diri

ü  lemah lembut

ü  penuh kasih sayang

ü  umumnya pemalu

  • Makin disukai orang (Nugroho,1997)
  1. 2. Kucing Burma berbulu pendek

  • Tidak banyak bersuara
  • Sifat yang menonjol :

ü  Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan

ü  Cerdas

ü  Suka mencari perhatian pemilik

ü  Penuh kasih sayang, kadang manja

ü  Bersahabat dengan anak – anak

ü  Sering takut dan lari bila ada orang asing

  • Mulai disukai orang untuk dipelihara (Nugroho,1997)

  1. 3. Kucing Rex

  • Bulu tak mudah rontok seperti kucing lain
  • Tenang, tak suka ribut
  • Sifat yang menonjol :

ü  Cerdas, ingin serba tahu

ü  Mudah tersinggung dan cepat marah

  • Disukai oleh pecinta kucing yang alergis terhadap bulu kucing (Nugroho,1997)
  1. 4. Kucing Siam

  • Mudah bersahabat, setia pada pemilik
  • Banyak menuntut perhatian dan kasih sayang pemilik
  • Bisa bersahabat dengan anak – anak yang selalu bergaul
  • Cenderung cepat marah
  • Suara : keras, sulit diatur, terutama bila musim berbiak
  • Penggemarnya cukup banyak (Nugroho,1997)
  1. 5. Exotic
  • Variasi dari ras persia berbulu pendek
  • Standar rasnya sama dengan persia kecuali ukuran panjang bulunya
  • Pada awalnya, pembiak di Amerika menyilangkan american shorthair jantan dengan kucing betina persia sehingga dihasilkan keturunan dengan bulu pendek.(Susanti, 2006)

  1. 6. Chartreux, Russian Blue, dan Koral
  • Ketiga ras ini sama – sama mempunyai warna bulu biru atau abu – abu
  • Ketiganya merupakan ras asli, tetapi berasal dari daerah yang berbeda. Chartreux berasal dari Perancis, Russian Blue dari Rusia, dan Korat dari Thailand. (Susanti, 2006)
  1. 7. Manx dan Japanese Bobtail
  • Manx adalah ras tanpa ekor, sedang Japanese Bobtail memiliki bentuk ekor yang lurik
  • Kedua ras ini sama – sama hasil dari mutasi gen. Selain berbulu pendek, Japanese Bobtail juga mempunyai variasi bulu panjang. (Susanti, 2006)
  1. 8. Egyptian Mau, Ocicat, California Spangled, Bengal
  • Beberapa ras shorthair lainnya ada yang mempunyai pola bulu menyerupai wild cat, yaitu egyptian mau, ocicat, californian spangled, dan bengal. (Susanti, 2006)
  1. 9. Siamese dan Burmese
  • Adalah kucing asli Thailand
  • Persilangan dua ras ini mengasilkan ras baru yang dikenal sebagai ras tonkinese
  • Ras siamese dikembangkan oleh pembiak kucing di Amerika sehingga menghasilkan ras baru yaitu javanese dan balinese
  • Penampilan kedua ras ini menyerupai siamese, tetapi bulunya panjang. Sementara itu, ras snowshoe merupakan persilangan kucing siamese dengan american shorthair yang dilakukan oleh seorang pembiak kucing siamese di Philadelphia yang bernama Dorothy Hinds Daughtery
  • Ras snowshoe menyerupai ras sacred birman karena sama – sama menyerupai kaos kaki putih, tetapi bulunya lebih pendek. (Susanti, 2006)
  1. 10. British Shorthair, European Shorthair, dan American Shorthair
  • Kucing ini merupakan ras berbulu pandek yang berasal dari kucing domestik didaerah asalnya. Ketiga ras ini sulit dibedakan dan hanya dapat dilihat dari bentuk kepalanya
  • Badannya memiliki variasi warna bulu sama
  • Para hobiis lebih mengenal british daripada european shorthair.(Susanti, 2006)
  1. 11. Abyssinian
  • Dianggap sebagai kucing ras tertua dan dipercaya sebagai ras keturunan dari zaman Mesir Kuno
  • Asal usulnya tidak diketahui dengan pasti, dianggap sebagai nenek moyang dari semua kucing domestik. (Susanti, 2006)

  1. II. Bulu Sedang (semi – longhair)
  2. 1. Turkish Angora dan Turkish Van

Turkish Van

  • Kucing ini merupakan ras tertua untuk jenis bulu panjang yang ditemukan sekitar abad ke-15 di kota Ankara (dulunya Angora) ibu kota Turki
  • Warna asli kucing ras ini adalah putih
  • Turkish van mirip dengan turkish angora dengan variasi warna solid dan dasar putih yang sangat unik. (Susanti, 2006)
  1. 2. Maine Coon

Maine Coon

  • Ras asli yang ditemukan di Amerika Utara, dipantai timur sekitar Maine
  • Kucing ini termasuk ras besar karena berat badan kucing jantan bisa mencapai 10 kg. (Susanti, 2006)
  1. 3. Norwegian Forest dan Siberian Forest

Norwegian Forest

  • Keduanya dapat hidup pada temperatur ekstrem dingin
  • Norwegian forest diduga merupakan persilangan british shorthair dengan kucing bulu panjang dan mempunyai ukuran tubuh lebih besar daripada maine coon
  • Sementara itu, siberian forest pertama kali ditemukan di St. Petersburg, Rusia
  • Siberian forest mempunyai keahlian berburu. (Susanti, 2006)
  1. 4. Sacred Birman dan Ragdoll

Birman                                                      Ragdoll

  • Awalnya hidup di dalam kuil di Lereng Gunung Lugh di Burma (Myanmar)
  • Ciri khasnya adalah warna putih di ujung kaki – kakinya
  • Ragdoll adalah persilangan antara kucing bulu panjang warna putih dengan sacred birman yang dikembangkan di California
  • Salah satu polanya adalah menyerupai sacred birman. (Susanti, 2006)
  1. III. Bulu panjang (Longhair)
  2. 1. Kucing Persia

  • Tidak banyak bersuara, suara lembut dan merdu
  • Sifat yang menonjol :

ü  Pemalu, sering bersembunyi, cepat menyesuaikan diri

ü  Tidak banyak menuntut atau minta perhatian pemilik

ü  Ada yang memiliki sifat pemarah

  • Banyak penggemar (Nugroho,1997)

  1. 2. Kucing Angora

  • Lebih suka diam, tak bersuara
  • Sifat yang menonjol :

ü  Lembut, tapi sangat galak bila sedang marah

ü  Menyukai air dan suka berenang

  • Banyak disukai orang, tapi pemeliharaannya harus rajin membersihkan dan menyisir bulunya yang panjang (Nugroho,1997)
  1. 3. Kucing Burma berbulu panjang
  • Bila menginginkan sesuatu bisa banyak suara
  • Sifat yang menonjol :

ü  Suka bersahabat

ü  Penuh kasih sayang

ü  Banyak menuntut perhatian, manja

  • Kurang diketahui orang, tetapi sudah mulai dikenal (Nugroho,1997)
  1. 4. Kucing Himalaya
  • Suara tidak gaduh
  • Sifat yang menonjol :

ü  Bersahabt, lembut, penuh kasih sayang

ü  Tidak banyak menuntut

  • Makin digemari orang (Nugroho,1997)
  1. IV. Bulu yang tidak umum

selkirk rex                                                    spynx

Beberapa kucing lainya terbentuk dari mutasi gen sehingga mempuyaibulu yang unik, keriting, bergelombang, seperti keluarga rex, yaitu devon rex, cornish rex, jerman rex, selkirk rex. Seberapa ras american wirehair memiliki bulu yang kaku dan ras spynx sama sekali tidak mempunyai bulu sehingga tampak telanjang. (Susanti, 2006)

  1. V. Bulu Variasi

Kucing ras ini mempunyai variasi bulu,seperti kucing Somali yang merupakan kucing ras Abyssinian dengan bulu panjang. Kucing Crymic juga demikian, merupakan ras Maux dengan bulu panjang, termasuk Scottish Fold, American Curl, American Bobtail, Russian Blue, tapi berbulu panjang.(Setyobudhi, 2009)

C.  Assosiasi anjing dan kucing

  • Anjing

1)      Federation Cynologique Internationale (FCI)

ü  Kelompok hound ; beagle, basenji, foxhound, afghan hound

ü  Kelompok terrier ; bull terrier, wire fox terrier, australian terrier

ü  Gundog ; labrador, pointer, golden retriever, german short haired

ü  Kelompok utility ; bulldog, shih tzu, chow chow, dalmatian, miniature poodle

ü  Kelompok working dan herding ; siberian husky, dobermann, rottweiler

ü  Kelompok toy ; chihuahua, pomeranian, pappilon, pekingese (Untung,1999).

2)      United Kingdom Kennel Club (Nugroho,1997)

3)      Amrican Kennel Club (Nugroho,1997)

4)      Bermuda Kennel Club (Nugroho,1997)

  • Kucing
  1. Cat Fancier’ Association (CFA)                                                 : USA
  2. American Cat Fancier Association (ACFA)                           : USA
  3. American Cat Association (ACA)                                             : USA
  4. Cat Fanciers Federation (CFF)                                                  : USA
  5. United Cat Federation (UCF)                                                   : USA
  6. American Cat Council (ACC)                                                      : USA
  7. American Association of Cat Enthusiasts (AACE)             : USA
  8. Canadian Cat Association (CCA)                                              : Canada.
  9. Governibg Council of the Cat Fancy (GCCF)                       : UK
  10. Indonesia Cat Fanciers (ICA)                                                    : Indonesia (Setyobudhi, 2009)

Daftar Pustaka

Nugroho, Elisa dan Whendrato.1997.Kucing Kesayangan,Pemeliharaan, Penyakit dan   Pengobatannya.Eka                    Offset:Semarang

Riady, Marti.2005.Anjing Kesayangan ke Kontes.Penebar Swadaya:Jakarta

Setyobudhi.Kuliah konvensional Kucing Sebagai Hewan Kesayangan.Tanggal 04 November 2009

Sudarminto.Kuliah kinvensional Anjing Sebagai Hewan Kesayangan.Tanggal 02 November 2009

Susanty, Yulian.2006.Memiliki dan Merawat Kucing Kesayangan.Agromedia Pustaka:Jakarta

Untung, Anny.1999.Merawat dan Melatih Anjing.Penebar Swadaya:Jakarta

Copyright © 2016 andi setiadji All rights reserved. Theme by Laptop Geek.